Selasa, 15 Juli 2008

Transfer Window I 2008/09 Imbas Gunners untuk Ronnie Berita Terkini

TRANSFER WINDOW I 2008/09 IMBAS GUNNERS UNTUK RONNIE

TRANSFER WINDOW I 2008/09 IMBAS GUNNERS UNTUK RONNIE

Tidak ada yang pasti di dunia transfer pemain. Mungkin satu-satunya yang pasti justru hanya kontinuitas perubahan arah berlabuh seorang pemain sebelum ia terikat kontrak di klub baru hingga tenggat waktu, 31 Agustus.


Ronaldinho, dianggap tepat untuk Chelsea.


Ambil contoh kasus yang menimpa Arsenal. Gunners pada awal pekan ini, Senin , menyatakan Emmanuel Adebayor tidak akan dijual kecuali ada pihak yang berani menyodorkan uang tidak kurang dari 36 juta pound .


Manuver ini wajar dilakukan Arsene Wenger, mengingat AC Milan amat ngebet pada sosok yang tampil sangat mengkilap saat Arsenal menyingkirkan I Rossoneri dari kancah Liga Champion musim lalu itu.


Setelah Milan mundur teratur dan mengalihkan pengejaran pada Ronaldinho, Wenger pun masih tetap tenang lantaran pesaing Rossoneri untuk mendapatkan Ronnie dari Barcelona adalah klub berkocek tebal, Manchester City dan Chelsea.


Apalagi saat itu pemain yang tengah digoyang isu ketidakbugaran tersebut hanya dihargai El Barca hingga 30 juta pound atau setara 522,2 miliar rupiah.


Wenger menghitung bahwa Chelsea adalah kandidat kuat pembeli Ronaldinho karena The Blues tengah merencanakan melepas Frank Lampard ke Internazionale. Belakangan, CEO skuad Roman Emperor, Peter Kenyon, menyatakan Felipe Scolari masih membutuhkan tenaga Lamps, yang menyisakan durasi kontrak di Stamford Bridge hingga Mei 2009.


Semua kian tambah berubah ketika pelatih Los Azulgranas, Pep Guardiola, terang-terangan bicara pada As bahwa Ronnie tak dibutuhkannya untuk 2008/09. Kepolosan Pep membuat nilai banderol sayap kiri asal Brasil itu pun perlahan-lahan turun mendekati 25 juta pound di Rabu .


Wakil Presiden AC Milan, Adriano Galliani, akhirnya angkat bicara bahwa ia lebih suka membeli Ronnie ketimbang Adebayor. Pada titik ini, Wenger bingung dan memberi sinyal bahwa The North Londoners mau bernegosiasi.


Ditambah Pengaruh Hleb


Sang profesor pada Guardian menyebut bahwa Arsenal harus terus menjual para pemain mahalnya hingga 24 tahun ke depan jika tidak mau bangkrut lantaran terjerat utang akibat pengadaan Stadion Emirates.

Kebijakan utama Wenger sekarang adalah mencetak pemain dan menjualnya semahal mungkin atau mengatrol nilai jual dengan memoles pemain yang dibeli setengah jadi dari klub-klub Bundesliga atau Ligue 1. Indikasi ini sudah diperlihatkan dengan akan dilepasnya Aleksandr Hleb ke Barcelona.


So, imbas perkataan Wenger jelas membuat Galliani berkeyakinan Adebayor masih bisa ditawar. Selain itu, keluarnya fulus Barcelona untuk membeli Hleb dipastikan mendorong penjualan Ronaldinho.


Satu-satunya pemeran utama yang belum terlibat jelas adalah Chelsea. The Blues tetap menjadi kandidat kuat pembeli Ronnie bila Milan memilih Adebayor.

Kenyon, yang mendampingi Scolari dalam jumpa pers resmi pertama pelatih asal Brasil itu di Stamford Bridge pada Rabu , menyatakan bertekad terus menambah amunisi baru yang bisa berkolaborasi dengan muka anyar semodel Deco Souza dan Jose Bosingwa.

"Media melihat pemain seperti Kaka dan Ronaldinho tepat untuk kami. Tapi, Felipe telah menegaskan semua rumor itu tidak dilandasi pernyataan yang keluar dari mulutnya," tandas Kenyon seperti dikutip Sky Sports.


Hmm, lagi-lagi tarik ulur.


Program Pelangsingan Felipao


Luiz Felipe Scolari tampil rapi mengenakan setelan jas dan dasi pada Rabu . Mayoritas pers London menilai perubahan ini mirip seperti seekor ular yang baru saja berganti kulit, terlihat lebih segar dan elegan.

Lewat gaya luwes pulalah Felipao, yang mengaku lebih suka mengenakan kostum sporty, saat jumpa pers pertama sebagai bos baru Chelsea itu menyatakan beberapa kebijakan dasarnya.

Salah satu yang paling penting adalah niat Si Phil Besar untuk melangsingkan skuad gemuk The Blues dengan menjual sekurangnya tujuh pemain agar tim hanya dihuni 25 pesepakbola utama.

"Saya ingin bekerja hanya dengan 23, 24, atau 25 pemain. Kalau punya 30 pemain, saya tidak bisa mempromosikan siapa pun dari tim cadangan atau tim junior. Para pemain memahami hal ini," ujar Felipao seperti dikutip The Sun.


Well, hal ini langsung menjelaskan mengapa keputusan penjualan Steve Sidwell dilakukan sangat cepat, pada hari yang sama. Sidwell, yang bergabung dengan transfer gratis dari Reading pada awal musim lalu, tengah menjalani tes kesehatan untuk pindah ke Aston Villa.


Pemain berambut cokelat itu dilego dengan harga lima juta pound alias 90,7 miliar rupiah dan bakal menjadi rekrutan pertama Martin O'Neil pada jendela transfer jilid kesatu 2008/09.

Siapa yang menyusul Sidwell? Spekulasi mengarahkan media pada sosok striker Andriy Shevchenko dan jangkar Claude Makelele.


Ini jelas terkait dengan pernyataan Felipao, yang mengaku suka dengan gaya bermain bomber Didier Drogba dan playmaker Frank Lampard. Sheva belakangan kalah fit dibanding Salomon Kalou dan Nicolas Anelka.


Sementara itu, Makelele diminati Paris Saint Germain sehingga Lampard tinggal bersaing dengan Deco Souza dan Michael Ballack. Nama terakhir inilah yang bakal dipertanyakan nasibnya dalam satu bulan ke depan. Balla memang punya tipe permainan yang sama dengan Deco dan salah satu dari mereka pasti harus "dilangsingkan".


Menjual Deco, yang baru saja didatangkan dari Barcelona, jelas mustahil. Sementara itu, CEO Peter Kenyon sudah memastikan Lampard bakal dipertahankan hingga kontraknya selesai di Mei 2009. Kenyon juga belum bicara apa pun soal Ballack.

sumber Transfer Window I 2008/09 Imbas Gunners untuk Ronnie :
Transfer Window I 2008/09 Imbas Gunners untuk Ronnie