Minggu, 10 Agustus 2008

Indonesia Diharapkan Jadi Pusat Riset Microsoft Kelima Dunia Berita Terkini

INDONESIA DIHARAPKAN JADI PUSAT RISET MICROSOFT KELIMA DUNIA

INDONESIA DIHARAPKAN JADI PUSAT RISET MICROSOFT KELIMA DUNIA

Indonesia diharapkan menjadi pusat riset microsoft yang kelima di dunia setelah Seatle, California, London, dan Shanghai.

Penegasan itu disampaikan oleh Menteri Riset dan TEKNOLOGI (Menristek) Kusmayanto Kadiman usai diterima Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Kepresidenan Jakarta, Rabu.

Dalam pertemuan tersebut Menristek didampingi Menteri Informasi dan Komunikasi Sofyan Djalil dan Rektor ITB Prof Dr Ir Djoko Santoso dan Rektor ITS Surabaya Prof Dr Ir Muhammad Nuh.

Keputusan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan Presiden dgn Bill Gates di Seatle dalam rangka kunjungan Presiden ke Amerika Serikat akhir Mei lalu.

Dalam pertemuan tersebut Bill Gates mendukung penuh keinginan Indonesia untuk mendirikan Pusat Riset di Indonesia dgn melihat potensi yang dimiliki Indonesia yaitu penduduk yang berjumlah 220 juta orang.

Dari kerja sama Indonesia dan Microsoft tersebut akan diciptakan sebuah Pusat Pengembangan yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat melalui aplikasi yang terjangkau.

Indonesia, menurut Menristek, sangat menjunjung tinggi hak kekayaan intelektual namun di sisi lain pemerintah juga harus memikirkan tentang daya beli masyarakat.

Menristek belum bisa memastikan kapan dan di mana Pusat Riset Microsoft itu akan dibangun, namun pihaknya akan segera mengadakan pembicaraan lebih intensif dgn pihak Microsoft dalam waktu dekat ini.

Presiden menurut Menristek memberikan instruksi agar ITB dan ITS menyediakan pelatihan dan penelitian untuk mendirikan pusat TEKNOLOGI informasi tersebut.

ITB dan ITS dipilih untuk tahap awal dan menjadi fokus agar lebih mudah dalam melakukan koordinasi dan tahap berikutnya akan dilibatkan universitas lainnya.

sumber Indonesia Diharapkan Jadi Pusat Riset Microsoft Kelima Dunia : Mediaindo.co.id
Indonesia Diharapkan Jadi Pusat Riset Microsoft Kelima Dunia